Pemanfaatan Kembali Obat Doping Uni Soviet oleh Perusahaan Vancouver Untuk Menyembuhkan Ginjal

Pemanfaatan Kembali Obat Doping Uni Soviet oleh Perusahaan Vancouver Untuk Menyembuhkan Ginjal – Tidak dapat dipungkiri apabila obat memang dapat memincu efek samping yang tidak diinginkan karena memang didalamnya terdapat struktur kimia. Sebelum berbagai obat masuk ke masyarakat Vancouver, terlebih dahulu obat tersebut mesti mendapatkan persetujuan dari Produk Kesehatan dan Cabang Makanan Kesehatan Kanada. Setiap individu yang mengkonsumsi obat boleh melaporkan seluruh dampak obat yang ada diluar yang sudah tertera pada label. Beberapa gejala efek samping dari penggunaan obat tersebut seperti mengantuk, sakit kepala dan mual. Namun tidak jarang pula efek penggunakan obat tersebut juga memberikan hasil yang positif. Nah, dari sinilah perusahaan asal Vancouver, Algernon Pharmaceuticals mendapatkan gagasan ide barunya. Perusahaan tersebut menggunakan obat-obatan yang sudah disetujui tetapi tidak tersedia di AS ataupun Eropa. Dari berbagai obat yang ada, Perusahaan Algernon Pharmaceuticals Vancouver akan menyaringnya untuk kemampuan mereka menyembuhkan berbagai penyakit sehingga didapatkan dua obat yang dianggap bisa menyembuhkan penyakit ginjal.

Pada 1 Agustus 2019, Algernon telah memberikan pernyataan bahwa Bemethyl dan Bromantane yang merupakan obat doping dari Uni Soviet efektif untuk mengobati penyakit ginjal kronis (CKD), NASH dan peradangan yang disebabkan oleh hati yang penuh dengan penumpukan lemak. Di Uni Soviet, kedua obat tersebut dikembangkan selama perang dingin dan merupakan obat yang berguna untuk meningkatkan kinerja dari atlet olimpiade dan militer. Nah, tentunya Perusahaan Algernon di Vancouver yang sudah memberikan pernyataan tersebut sudah melakukan penelitian yang mumpuni. Algernon sudah melakukan uji coba sekaligus penelitian pada hewan dan hasilnya terbukti bahwa keduanya mengandung zat yang mampu mengurangi fibrosis. Ditambah lagi, obat-obatan tersebut juga melebihi atau mengungguli agen anti-fibrotik bernama Cenicriviroc dan Telmisartan. Saat ini, kedua obat tersebut saat ini sedang menunggu uji klinis fase dua sekaligus menunggu data yang masih kuang. Tentunya akan menjadi hal yang sangatlah menarik untuk memikirkan bahwa memang obat yang dikembangkan Uni Soviet tersebut tersebut bisa menjadi obat bagi penderita NASH dan CKD.

Bementhyl dikembangkan di USSR pertama kali pada tahun 1970-an dan menjadi obat yang terdaftar di Ukraina, Georgia dan Republik Moldova yang merupakan tiga negara besar dari Uni Soviet. Sementara itu untuk Bromantane juga dikembangkan oleh Uni Soviet pada 1980-an dan diproduksi sejak 1997 oleh Rusia dengan nama Ladasten, tetapi sudah diberhentikan produksinya sejak tahun 2018 lalu. Obat tersebut masuk dalam obat yang dilarang oleh World Anti-Doping Agency. Memang kedua obat tersebut mampu meningkatkan kinerja dan obat sebagai nueurasthenia. Nah, untuk menanti kelanjutan dari penggunaan kedua obat tersebut, silahkan tunggu saja pengumuman dari uji klinis yang dilakukan oleh Algernon sekaligus pengembangannya lewat berbagai teknologi muktahir di Algernon Pharmaceuticals Vancouver.

You may also like...

1 Response

  1. Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons